tips melatih fokus

Dalam ilmu NLP (neuro Linguistic programing) saat kita menerima input dari luar ( external event) tidak terlepas dari apa yang disebut sistem representasi (modalitas ) nama lainnya panca indera kita,yaitu Visual,Auditori,Kinestetik,Olfactory dan Gustatori yang sering disingkat dengan VAKOG. Dimana setiap orang bisa berbeda modalitas yang dominan dalam menerima input dari luar dirinya. Ada yang dominan dalam visual (melihat/membayangkan ) ada yang auditory (mendengar) serta ada yang dominan merasakan (kinestetik).Olfactory (penciuman) dan Gustatory (pengecapan) hampir tidak ada orang yang dominan.

Latihan ini juga bisa anda gunakan untuk mengetahui sistem representasi (modalitas) mana yang dominan yang anda gunakan. Jika kita mengetahui modalitas kita dan lawan bicara kita maka kita akan bisa berkomunikasi dengan sangat efektif.Hal inilah salah satu bagian terpenting dari ilmu NLP. Untuk lebih jelasnya apa itu NLP, apa fungsi dan kehebatan ilmu NLP boleh dilihat di website ini.
Hampir setiap pekerjaan atau aktivitas yang berorientasi pada output atau hasil,menuntut adanya keseriusan dalam melakukannya.
Keadaan serius dimulai dengan adanya FOKUS terhadap apa yang akan dilakukan,akan tetapi untuk bisa fokus tidaklah mudah untuk kebanyakan orang…
Pertanyaan yang sering muncul “ mengapa kita sangat sulit fokus ?
Penyebabnya utamanya adalah karena dikehidupan sekarang, kita dilatih terbiasa banyak pilihan, sehingga tidak terlatih untuk memikirkan lebih lama atau lebih fokus sesuatu hal yang akan kita lakukan.
Nah….bagi anda yang merasa agak susah fokus,berikut ini adalah salah satu dari sekian banyak latihan sederhana melatih fokus ala NLP yang dapat dicoba…
langkah-langkahnya :

  1. Ciptakan atau carilah tempat yang agak berisik ,bila perlu putar musik rock agak keras atau musik apa saja tetapi lebih baik yang liriknya anda tidak tahu.
    ( anda terbiasa dengan latihan ini,maka di tempat yang berisik pun anda dapat tetap fokus,jadi cocok juga untuk mengatasi suasana kerja/belajar yang agak berisik)
  2. Sebaiknya catat waktu saat mulai ( jam,menit,detik)
  3. Karena latihan ini adalah ide menghitung mundur, maka pilihlah angka tertinggi yang akan dihitung mundur, misal dari 30 ke1, 20 ke 1 atau mulai dari yang angka yang mudah dicapai dulu misal 10 ke 1, itu tergantung anda,
  4. Bayangkan impian /cita-cita/tujuan /outcome anda dan buat itu merupakan no 1
    ( terakhir dalam hitungan)
  5. Pejamkan mata(boleh tidak), konsentrasi pada napas anda,..setelah konsentrasi/tenang baru lanjutkan ke langkah berikut
  6. Mulailah menghitung mundur ( contoh angka tertinggi adalah angka 20)
    • Tarik napas dalam perlahan melalui hidung, tahaaan, saat hembuskan
    (melalui mulut) napas katakan dalam hati “20 “
    • Tarik napas dalam perlahan, tahaaan,…,hembuskan dengan perlahan melalui mulut, katakan dalam hati “19 “…
    • Tarik napas dala perlahan melalui hidung, tahaaan,…,hembuskan dengan perlahan melalui mulut, katakan dalam hati “18 “…
    • Terus lanjutkan sampai anda mencapai angka 1 yaitu impian/tujuan/outcome
    • Anda boleh berteriak keras atau mengepalkan tangan saat mencapai angka 1 tsb.
    • Boleh juga menggunakan kalimat sugesti :”Ya..,akhirnya AKU BISA” atau
    Ya..,akhirnya AKU BERHASIL atau “Yes” SAYA MAMPU”
  7. Buka mata perlahan dan perhatikan lama anda melakukan latihan
    ( dari jam,menit dan detik setelah selesai)
  8. Rasakan perasaan anda saat ini dan nikmati suasana sekarang, bisa juga dideskripsikan perasaan anda saat ini dengan kata-kata, misal :” Saya Bersyukur,” atau
    “ Sungguh Engkau Maha Besar”

Kapan waktu yang tepat melakukan…?
Anda boleh melatihnya kapan saja ada waktu lowong, di kamar saat mau belajar,
di mobil jika anda sebagai penumpang,sebelum kelas mengajar/belajar mulai,malam hari sebelum tidur…..
kapan saja anda perlu untuk FOKUS pada sebuah kegiatan/akivitas…..

Sebaiknya dilatih berulang, agar anda dapat melihat catatan waktu anda, dan bawah sadar anda merekamnya menjadi sesuatu hal yang sangat penting. Mungkin anda akan sangat semangat di awal tetapi mudah hilang FOKUS di akhir. Atau pikiran anda sering berpetualang entah ke mana sehingga anda lupa akan OUTCOME (hasil akhir ) anda . Model yang baik tentunya konsisten,semakin berlatih maka semakin konsisten pada proses pencapaian hasil akhir (outcome).

selamat mencoba……

(sumber dari : Dynamics of Deep Trasformation of life)
ofriends