Terapi menghadapi Covid 19

Tidak bisa dipungkiri, ketidakpastian kapan situasi sekarang akan berakhir, membuat banyak di antara kita mengalami berpikir berlebihan atau overthinking.
Kecemasan & kekhawatiran adalah hasil atau akibat dari overthinking. Kalau dibiarkan terus akan berdampak mengganggu kesehatan kita .

Beberapa dampak dari berpikir berlebihan :

• cepat marah : keadaan ini dapat mengganggu hubungan kita dengan orang lain, dengan keluarga.
• Terasa hampa :seolah olah kebahagiaan terasa sangat jauh dari kita.
• Kesehatan :kesehatan kita bisa terganggu dari yang ringan hingga berat
Cara atasi berpikir berlebihan (overthinking)
Dengan metode APA :
• A (Akui) : kita mengAkui /menerima situasi sekarang benar-benar ada.
• P (Pahami) : Pahami bahwa saat ini kita sedang saling membantu/menopang untuk bisa bertahan dari keganasan infeksi virus
• A (Arahkan) : mengarahkan pikiran kita ke arah hal positif, misalnya sampe detik ini kita masih bisa bernapas.

Ambil waktu 2– 5 menit.

• Tarik napas panjang keluarkan dari mulut secara perlahan. Nah..tiap kali bernapas sadari bahwa kita sedang menarik napas . Fokuslah ke napas anda ( nikmati cara bernapas anda)
• Katakan dalam hati anda pikiran hanyalah pikiran bukan kenyataan. Dalam ilmu NLP disebut The Map is not The territory.
• Kalau kita terlalu percaya ,bahwa pikiran adalah kenyataan ,maka itulah awal munculnya : kecemasan, detak jantung cepat, psikosomatis seperti asam lambung meningkat (maag),gemetar , berkeringat, sakit dada dan sakit kepala,sakit pundak dll.
• Ayo kita benahi relasi dengan pikiran kita, carany dengan latihan napas :

1. Sitting practice : Duduk diam tanpa kegiatan lain, sambil sadari napas anda.
2. Eating Practice : Selagi makan sadari napas anda tanpa ada kegiatan lain.
3. Working/Walking practice: Ketika apapun kegiatan anda ,sadari napas anda.
Tips : Tiap kali pikiran anda Ngelayap ke mana- mana, kembalilah Fokus ke napas anda.


Selamat mencoba buat pikiran dan tubuh yg lebih baik…